Parah ! Gus Wahid Ancam Santriwati Sebelum Menggarapnya

https://1.bp.blogspot.com/-8K2ZalF3Alw/VrmQunQCAlI/AAAAAAAAOxw/7RJtTZIDO7Q/s1600/dapat%2Bdollar.png
Gus Wahid alias KH Abdul Wahid (pemilik Pondok Pesantren (Ponpes) Sabilul Falah, di Dusun Kulonembong, Desa Suwayuwo, Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.)yang selama ini disegani sebagai tokoh masyarakat ternyata berlaku bejat , pasalnya dia telah melakukan pelecehan kepada para santriwatinya , bahkan selama 8 tahun orang yang dianggap Kiyai ini tega menggauli santriwatinya yang masih ABG.

Pengadilan Negeri (PN) Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, memtuskan bersalah kepada Gus Wahid ,Kamis (4/6/2015). 

Majelis Hakim menyatakan , bahwa terdakwa terbukti melakukan tindakan asusila kepada keempat santriwatinya secara berulang kali, untuk melancarkan prilaku bejatnya, Gus Wahid memanggil santriwatinya dilantai atas Ponpesnya kemudian mereka disuruh memijat bagian 'itu' , setelah dipijit barulah dia menggarap santri itu.

Kepada Santriwatinya yang lugu dia mengatakan , bahwa jika mereka tidak mau melayani , maka dia akan disebut santri laknat kemudian dido'akan agar cepat mati ketabrak mobil, mendengar sumpah serapah sang Guru bejat itu akhirnya para santri pasrah digagahi orang yang semestinya memberikan tauladan yang baik.

Ketua Majelis PN Bangil I Gede Karang dalam persidangan ini menuturkan, terdakwa juga mengancam terhadap korban-korbannya supaya mau melayani keinginannya.

"Kalau tidak mau (nges*ks), kamu santri laknat!" begitu kalimat ancaman yang diutarakan Gus Wahid kepada korban pelecehan seksual ketika dipaparkan Majelis Hakim PN Bangil, seperti dikutip dari laman Suryamalang.Tribunnews.com

Kejadian itu berlangsung lama sekali, entah sudah berapa santriwati yang jadi korban kakek ini, 

"Berdasarkan bukti-bukti yang dipaparkan selama persidangan, kami nyatakan terdakwa bersalah dan diganjar hukuman 13 tahun penjara dan denda Rp 60 juta, subsider masa penahanan," seperti yang diputuskan  I Gede Karang, Ketua Majelis PN Bangil .
NB : Seyogyanya para orang tua agar lebih teliti dalam memilih Pesantren untuk tempat belajar putra-putrinya, lihat track recordnya , jangan terlalu percaya dengan tampilan 'sok' yang banyak muncul, pastikan Pesantren itu aman dan nyaman buat tempat belajar anak-anak, dan satu lagi jangan takut memondokkan anak ditempat yang baik, karena masih banyak Pesantren yang sudah terbukti kualitasnya seperti contoh Sidogiri dan lain-lain.
Sebelumnya Ada juga : Pengasuh Pondok Gagahi Santriwatinya, Warga Ngelurug Polsek

sumber : Suryamalang.tribunnews.com